Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Langkah Bupati Abdya Bebaskan Desil, Diapresiasi Kader NU

Tgk Puri menilai langkah ini bentuk keberpihakan pada warga di tengah ekonomi morat-marit

Bupati Aceh Barat Daya Dr Safaruddin membebaskan warga berobat tanpa melihat desil. Tgk Puri, kader NU setempat, mengapresiasi kebijakan itu sebagai langkah kemanusiaan di tengah ekonomi tidak menentu.

Tgk Puri kader NU Abdya. Foto: Ist

BLANG PIDIE - Tgk Puri, seorang kader Nahdlatul Ulama (NU) Aceh Barat Daya (Abdya), menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Bupati Abdya yang membebaskan masyarakat berobat tanpa memerhatikan status desil kesejahteraan.

Pernyataan itu disampaikan Tgk Puti melalui keterangan tertulis, Minggu (10/5/2026). Langkah Bupati Abdya Dr Safaruddin dinilainya mencerminkan keberpihakan pada hajat hidup warga, terutama sektor kesehatan yang kerap terhalang kategori administratif.

"Kami mengucapkan apresiasi atas sikap dan kebijakan demi kemanusiaan. Membebaskan masyarakat Abdya berobat tanpa melihat desil adalah sikap patut diapresiasi," ujar Tgk Puri.

Menurut Tgk Puri, pokok utama kehidupan masyarakat adalah kesehatan, pendidikan agama maupun formal, perekonomian, pertanian, dan perdagangan.

"Langkah Bupati Abdya sangat tepat membebaskan dari belenggu desil. Apalagi sekarang banyak masyarakat ekonominya morat-marit dan tidak menentu," kata Tgk Puri.

Kebijakan tanpa syarat desil itu dinilai menjadi oksigen bagi warga yang tengah menghadapi kondisi ekonomi penuh ketidakpastian.

Pemkab Abdya hingga kini masih membuka layanan kesehatan tanpa syarat desil sebagai komitmen darurat sosial.