Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Pohon Tumbang Hancurkan Rumah di Jeumpa Barat, Warga Pingsan dan Terluka Parah

Perabotan yang berada di dalam dapur hancur berantakan tertimpa material bangunan dan batang pohon.

Pohon langsat berukuran besar tumbang dan menghancurkan bagian dapur rumah warga di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (20/5) malam. Insiden nahas ini mengakibatkan satu orang penghuni rumah terluka parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kondisi rumah yang dihantam pohon tumbang di Jeumpa Barat, Rabu (20/5). Foto: IST

BLANGPIDIE — Peristiwa tak terduga tersebut terjadi tepatnya di Gampong Jeumpa Barat, Kecamatan Jeumpa, sekitar pukul 18.35 WIB. Rumah yang tertimpa pohon nahas tersebut diketahui milik seorang warga setempat bernama Anis.

Kerasnya hantaman batang pohon mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada area belakang rumah. Seluruh perlengkapan dan perabotan yang berada di dalam dapur hancur berantakan tertimpa material bangunan dan batang pohon.

Kepala Desa atau Keuchik Jeumpa Barat, Taufiq, mengonfirmasi bahwa insiden ini memakan satu korban luka, yakni Rusna Dewi yang merupakan istri dari Anis. Saat kejadian berlangsung, korban diketahui tengah berada di dapur.

Benturan keras dan reruntuhan material membuat korban langsung kehilangan kesadaran di lokasi kejadian.

"Istrinya tidak sadar, pingsan saat kejadian di dapur rumahnya," kata Taufiq saat memberikan keterangan pada Rabu (20/5) malam.

Lebih lanjut, Taufiq menjelaskan bahwa korban menderita sejumlah luka fisik akibat tertimpa puing-puing. Warga dan aparat desa setempat langsung bergerak cepat mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

"Ada lecet di tangan kena piring yang pecah, di kepala ada benjolan, sekarang sudah dibawa ke Rumah Sakit Daerah Teuku Peukan (RSDTP)," ujarnya.

Terkait dengan pembersihan puing bangunan dan batang pohon langsat yang melintang, pihak desa memutuskan untuk menundanya. Kondisi yang sudah gelap dan waktu yang larut malam membuat proses evakuasi material dinilai terlalu berisiko. Fokus utama pada malam kejadian sepenuhnya dicurahkan untuk menyelamatkan korban.

"Besok kita lihat dan kita bereskan semua, karena ini sudah malam," tutur Taufiq yang saat itu juga tengah berada di rumah sakit untuk mendampingi warganya.