Homepage Widgets (ATF)

Homepage Widgets

Pesona Abadi Pucok Krueng di Tengah Gempuran Tempat Wisata Buatan Manusia

Sejak dulu, aliran sungai ini menjadi sumber mata air bagi masyarakat di desa tersebut, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun irigasi persawahan.

Memasuki akhir pekan, objek wisata pemandian alam Pucok Krueng yang terletak di Desa Alue Seulaseh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tetap menjadi primadona bagi masyarakat setempat.

Pesona Abadi Pucok Krueng di Tengah Gempuran Tempat Wisata Buatan Manusia
Photo. I.R/abdyatimes

JEUMPA - Di tengah maraknya tren destinasi wisata buatan, pesona sungai jernih yang mengalir langsung dari hulu gunung ini seolah tak pernah pudar memikat wisatawan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (07/06/2026), puluhan pengunjung yang didominasi oleh rombongan keluarga dan generasi muda tampak memadati area pemandian tersebut. Mereka memanfaatkan momen libur untuk melepas penat dari rutinitas kerja dan sekolah. Di sana mereka mandi bersama, memasak di tepi sungai, hingga berswafoto untuk diunggah ke media sosial.

"Biasanya kalau hari minggu orang-orang yang datang ke sini selalu ramai." kata Rahmad, warga sekitar.

"Kalau hari biasa, paling ramai cuma di sore harinya saja," tutupnya.

Sejak dulu, aliran sungai ini menjadi sumber mata air bagi masyarakat di desa tersebut, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun irigasi persawahan.

Sebelum dibuka secara resmi sebagai destinasi wisata komersial oleh perangkat desa dan pemuda setempat pada awal tahun 2010-an, Pucok Krueng merupakan tempat yang belum cukup dikenal luas dan hanya dikunjungi oleh para warga lokal karena aksesnya yang menantang.

Dari cerita yang beredar, menyebutkan bahwa kejernihan air di hulu ini dijaga oleh masyarakat yang melarang penebangan pohon di sekitar sungai, sehingga keasriannya bisa terjaga hingga hari ini.

Meskipun saat ini di sepanjang tepi sungai telah berdiri sejumlah kantin milik warga, terbukti tidak merusak wajah asli Pucok Krueng. Udara di sekitar lokasi masih sejuk.

Fenomena ini bertolak belakang dengan maraknya fenomena kolam pemandian buatan yang kini menjamur di berbagai daerah, namun cenderung cepat kehilangan daya tariknya.