Tumpah Ruah di Labuhan Haji, Warga 'Aisyiyah Aceh Peringati Milad ke-106
Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Aceh menggelar peringatan Milad ke-109 di Komplek Masjid At-Taqwa Padang Bakau, Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (16/6).
| Acara Milad ke-109 di Komplek Masjid At-Taqwa Padang Bakau, Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (16/6). Foto: Ist |
LABUHAN HAJI - Ratusan warga ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah dari berbagai kabupaten dan kota di Serambi Mekkah tumpah ruah menghadiri perayaan hari jadi organisasi perempuan Islam tertua di Indonesia tersebut.
Pada peringatan tahun ini, organisasi yang dirintis sejak 19 Mei 1917 itu mengusung tema "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian".
Momentum perayaan ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi ‘Aisyiyah untuk meneguhkan kembali kontribusi nyatanya di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, hingga pemberdayaan perempuan di tengah dinamika zaman.
Ketua PWA Aceh, Ashraf, menegaskan bahwa usia 109 tahun merupakan refleksi dari komitmen teguh organisasi untuk terus menjelma sebagai gerakan perempuan berkemajuan.
"Dakwah kami bukan sekadar lisan, melainkan aksi nyata melalui pendidikan, pelayanan sosial, dan penguatan keluarga untuk menghadirkan perdamaian di masyarakat," kata Ashraf di hadapan ratusan jamaah yang hadir.
Selain berfokus pada aksi sosial kemasyarakatan, Ashraf turut mengingatkan seluruh kader mengenai pentingnya adaptasi. Ia menarasikan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks dewasa ini menuntut setiap anggota ‘Aisyiyah untuk tidak berpuas diri, melainkan harus terus meningkatkan kapasitas dan keilmuan masing-masing agar tetap relevan dan progresif.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa selama kiprah lebih dari satu abad, ‘Aisyiyah selalu berupaya tampil sebagai garda terdepan dalam mencari solusi atas berbagai persoalan yang mendera umat dan bangsa. Oleh karena itu, peringatan hari lahir ini harus dioptimalkan sebagai sarana konsolidasi internal demi memperluas jangkauan dan kebermanfaatan organisasi di masa mendatang.
Gelaran akbar ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi kaum ibu, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari unsur pimpinan wilayah. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, tampak hadir langsung ke Aceh Selatan untuk mengawal jalannya acara perayaan milad tersebut.
Kehadiran pucuk pimpinan tingkat provinsi itu turut didampingi oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Selatan, perwakilan PWA Aceh, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Aceh Selatan, PDA Aceh Barat Daya, serta berbagai delegasi dari organisasi otonom Muhammadiyah lainnya.
Ketua PDA Aceh Selatan, Dian Anggraini, yang bertindak selaku tuan rumah penyelenggara, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas kelancaran agenda level wilayah ini. Baginya, keberhasilan mengumpulkan ratusan kader dari berbagai daerah dalam satu titik merupakan pencapaian organisatoris yang membanggakan.
Dian menilai antusiasme luar biasa dari warga persyarikatan yang hadir merupakan bukti tak terbantahkan atas kuatnya jalinan ukhuwah antaranggota. Solidaritas dan persaudaraan ini diyakini menjadi modal utama dari komitmen bersama untuk terus membangun tata kehidupan masyarakat Aceh yang damai, maju, dan berkeadaban.
Kemeriahan peringatan hari jadi ke-109 ini sejatinya sudah terasa sejak tamu undangan pertama kali menginjakkan kaki di lokasi acara. Panitia menyuguhkan perpaduan nilai keislaman dan kekayaan budaya lokal Aceh sebagai bentuk penghormatan kepada para peserta yang hadir jauh dari luar daerah.
Tamu undangan disambut dengan penampilan memukau Tari Ratoh Jaroe yang dibawakan secara kompak dan dinamis oleh siswi MTs Muhammadiyah Padang Bakau. Suasana penyambutan semakin hangat dengan suguhan Tari Ranup Lampuan yang ditarikan dengan gemulai oleh anak-anak usia dini dari TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kampung Baru.
Sebagai pelengkap rangkaian milad, panitia turut menyelenggarakan berbagai perlombaan edukatif yang menyasar pendidik maupun anak usia dini guna menumbuhkan nilai keislaman serta kreativitas. Ajang unjuk bakat tersebut meliputi lomba video edukasi khusus guru TK ABA, Karnaval Muharram, lomba baca puisi tingkat TK, hingga kompetisi menghafal Al-Qur'an Juz 30.
Posting Komentar