Hadi Karisman Resmi Pimpin BM PAN Aceh Barat Daya, Siap Wujudkan Program Pro Pemuda
Hadi Karisman resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Kepercayaan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang berlangsung di Rumoeh PAN Aceh, pada Selasa (10/2/2026).
![]() |
| Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) saat menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan di Rumoeh PAN Aceh, Selasa (10/2/2026). |
BLANGPIDIE — SK diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN Aceh, Ikhsan, kepada Hadi di sela-sela konsolidasi pengurus. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur DPW BM PAN Aceh di bawah kepemimpinan Andri Kusmayadi.
Hadi menegaskan komitmennya menjadikan BM PAN Abdya sebagai wadah kepemudaan yang aktif dan terbuka. Ia ingin organisasi itu mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus pembangunan daerah.
Menurut Hadi, generasi muda tidak boleh sekadar menjadi penonton dalam proses pembangunan. Pemuda harus hadir sebagai bagian dari solusi dengan menyampaikan gagasan, mengawal kepentingan masyarakat, serta mendorong program yang berdampak langsung.
"BM PAN Abdya harus hadir di tengah masyarakat. Kita ingin membangun organisasi yang bukan hanya aktif secara internal, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi pemuda dan masyarakat Abdya," ujar Hadi di sela penyerahan SK.
Dalam menjalankan roda organisasi, Hadi didampingi Bahrizal Syahputra sebagai Sekretaris dan Ilham Azhari sebagai Bendahara. Struktur kepengurusan ini diharapkan mampu menghadirkan energi baru bagi gerakan kepemudaan di Abdya.
Ke depan, BM PAN Abdya akan mendorong berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda. Bidang yang menjadi prioritas antara lain kepemudaan, ekonomi kreatif, kewirausahaan, pendidikan, kesehatan, serta pengembangan potensi anak muda.
Hadi juga memastikan BM PAN Abdya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat peran pemuda. Ia mengajak pemerintah daerah, DPRK dan DPRA, dunia usaha, organisasi kepemudaan, mahasiswa, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan.
"Kita tidak ingin BM PAN berjalan sendiri. Kita terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah, DPRK dan DPRA, dunia usaha, organisasi kepemudaan, mahasiswa, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat," katanya.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci penting agar gerakan kepemudaan tidak berhenti di kegiatan seremonial. Dengan begitu, program yang dijalankan bisa berkelanjutan dan berdampak nyata bagi warga Abdya.
Selain itu, BM PAN Abdya di bawah kepemimpinannya akan menjadi ruang terbuka bagi pemuda untuk menyampaikan aspirasi dan mengembangkan kapasitas. Hadi menilai anak muda harus diberikan tempat untuk berkreasi, berwirausaha, dan ikut menentukan arah pembangunan.
"Kita ingin BM PAN menjadi rumah bagi pemuda. Anak muda harus diberikan ruang untuk berkreasi, berwirausaha, menyampaikan gagasan, dan ikut menentukan arah pembangunan daerah," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris BM PAN Abdya, Bahrizal Syahputra, berharap seluruh pengurus menjalankan organisasi dengan semangat kebersamaan dan integritas. Ia juga mengajak generasi muda Abdya tidak apatis terhadap persoalan daerah dan berani mengambil peran.
"Masa depan Abdya ada di tangan kita semua, termasuk generasi muda. Mari kita bergerak bersama, memberikan gagasan, bekerja nyata, dan menjadi bagian dari perubahan positif untuk Aceh Barat Daya," pungkas Bahrizal.
Editor: Muhammad

Posting Komentar