De la Fuente Bangga Ukir Sejarah, Pedro Porro Sanjung Ferran Torres Usai Spanyol Juara Dunia
Tim nasional Spanyol menutup perjalanan gemilang di Piala Dunia FIFA 2026 dengan menyabet gelar juara setelah menaklukkan Argentina 1-0 lewat babak perpanjangan waktu pada partai final di MetLife Stadium, New Jersey, Minggu (19/7). Seusai laga, pelatih Luis de la Fuente dan bek Pedro Porro menyampaikan rasa bangga atas pencapaian bersejarah ini dalam konferensi pers resmi FIFA.
![]() |
| Ilustrasi Pedro Porro /abdyatimes |
NEW JERSEY — De la Fuente mengungkapkan bahwa keberhasilan La Roja merupakan buah manis dari kerja keras seluruh elemen tim selama bertahun-tahun. Ia menilai anak asuhnya menunjukkan karakter, kesabaran, dan mental juara hingga mampu mengatasi tekanan sengit di laga puncak.
"Ini adalah hasil kerja kolektif. Saya sangat bangga kepada para pemain dan seluruh staf. Mereka membuktikan bahwa dengan kerja keras, kebersamaan, dan keyakinan, kami mampu mencapai sesuatu yang luar biasa," ujar De la Fuente.
Pelatih berusia 65 tahun itu juga memuji kedewasaan timnya dalam menjalankan strategi. Menurutnya, Spanyol tetap tenang meski gagal mencetak gol sepanjang waktu normal dan terus percaya bahwa peluang emas akan datang.
Gol penentu kemenangan akhirnya lahir di babak perpanjangan waktu melalui aksi Ferran Torres. Gol tersebut memastikan Spanyol merengkuh trofi Piala Dunia kedua mereka sepanjang sejarah, mengulang kejayaan edisi 2010 di Afrika Selatan.
Di sisi lain, Pedro Porro memberikan pujian khusus kepada Torres yang menjadi pahlawan kemenangan. Bek Spanyol itu menyebut sang penyerang menunjukkan mentalitas luar biasa usai sempat diterpa kritik selama turnamen.
"Ferran sangat pantas mendapatkan momen ini. Dia terus bekerja keras, tidak pernah menyerah, dan akhirnya menjadi penentu kemenangan kami. Gol itu milik seluruh tim," tutur Porro.
Porro turut mengapresiasi solidnya lini pertahanan Spanyol yang hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Keberhasilan tersebut, menurutnya, merupakan buah disiplin kolektif dari lini depan hingga posisi penjaga gawang.
Para pemain mempersembahkan gelar ini kepada jutaan pendukung yang tak henti memberikan energi positif. Keberhasilan ini menjadi hadiah terindah bagi masyarakat Spanyol setelah menantikan trofi Piala Dunia selama 16 tahun.
Gelar juara dunia ini kian menegaskan dominasi Spanyol di kancah sepak bola internasional menyusul trofi Euro 2024 yang mereka raih sebelumnya. Di bawah komando Luis de la Fuente, La Roja kini resmi kembali bertengger di puncak dunia lewat permainan kolektif dan disiplin taktik yang konsisten.

Posting Komentar