Harga Cabai di Abdya Masih Bertahan di Level Tinggi, Cabai Merah Keriting Paling Mahal
Pergerakan harga sembako di Kabupaten Aceh Barat Daya pada awal pekan ini menunjukkan pola yang beragam, dengan komoditas cabai masih menjadi perhatian utama bagi daya beli masyarakat. Berdasarkan data resmi GPR Aceh yang dipantau pada 19 hingga 20 Juli 2026, harga cabai merah hari ini untuk varian keriting tercatat stabil di angka Rp55.000 per kilogram, menjadikannya salah satu penyumbang inflasi bahan pokok di dapur warga.
|
| Ilustrasi harga cabai di pasar Kabupaten Aceh Barat Daya. |
BLANGPIDIE - Sementara itu, harga cabai rawit hari ini tidak tercatat secara spesifik dalam pembaruan data terakhir, namun pantauan terhadap komoditas sejenis menunjukkan bahwa harga cabai merah besar hari ini berada di level Rp35.000 per kilogram. Angka ini terpaut cukup jauh dari harga cabai merah keriting, yang menandakan adanya disparitas harga yang signifikan di antara ketiga jenis cabai utama yang biasa dikonsumsi rumah tangga.
Untuk harga cabai rawit 1kg hari ini, data dari GPR Aceh tidak menyertakan angka spesifik pada periode pemantauan tersebut, sehingga analisis lebih lanjut hanya bisa dilakukan pada komoditas cabai yang datanya tersedia. Meski demikian, data harga cabai di Aceh hari ini secara umum menunjukkan bahwa tekanan harga masih terjadi pada kelompok bumbu dapur, terutama jika dibandingkan dengan komoditas lain yang cenderung stabil.
Di luar cabai, harga daging sapi murni masih menjadi yang tertinggi di antara protein hewani, yakni Rp170.000 per kilogram, sementara daging ayam ras tercatat Rp37.500 per kilogram. Telur ayam ras juga mengalami kenaikan tipis menjadi Rp26.667 per kilogram, yang turut membebani pengeluaran harian masyarakat Abdya.
Beras premium masih dijual dengan harga Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras medium berada di Rp14.000 per kilogram. Kehadiran beras SPHP seharga Rp13.000 per kilogram menjadi alternatif bagi warga yang ingin menekan belanja pokok, meskipun stoknya kerap terbatas di pasaran.
Minyak goreng kemasan dan Minyakita sama-sama dibanderol Rp20.000 per liter, sementara minyak goreng curah lebih murah di angka Rp18.000 per liter. Gula konsumsi dan garam konsumsi masing-masing tercatat Rp20.000 dan Rp10.000 per kilogram, menunjukkan stabilitas harga pada komoditas pemanis dan penyedap.
Secara keseluruhan, data harga cabai dan bahan pokok lainnya di Kabupaten Aceh Barat Daya masih perlu diwaspadai, terutama bagi kelompok komoditas volatil seperti cabai merah keriting yang bertahan di harga tinggi. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau rantai distribusi agar lonjakan harga tidak semakin membebani konsumen di tingkat pasar tradisional.
Posting Komentar