Tiga Nama Bersaing Ketat Rebut Kursi Ketua PSSI Aceh 2026-2030
Perebutan kursi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh periode 2026–2030 memanas. Tiga nama resmi mendaftar sebagai bakal calon.
![]() |
| Logo PSSI Aceh. Foto Ig PSSI |
BANDA ACEH — Mereka adalah Muslim, Darmansyah, dan petahana Nazir Adam. Ketiganya kini menunggu tahapan verifikasi sebelum ditetapkan sebagai calon tetap.
Sekretaris Komite Peralihan PSSI Aceh Zakaria mengatakan, Kontestasi ini bukan sekadar pertarungan posisi ketua. Ada harapan besar agar sepak bola Aceh kembali bergerak cepat, kompetitif, dan melahirkan pemain berkualitas dari berbagai daerah.
"Sepak bola Aceh punya modal besar. Hampir setiap kabupaten memiliki klub dan komunitas yang hidup, Kita berharap tiga bakal calon ini memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Komite Pemilihan sesuai dengan statuta PSSI Aceh edisi 2025 dan kode pemilihan,” ujar Zakaria. Rabu (09/09/2026)
Ketiga calon kandidat menawarkan visi yang berbeda - beda sesuai dengan pengalaman masing - masing. Muslim menawarkan gagasan perubahan, Ia pernah menjabat Exco Bidang Kompetisi PSSI Aceh dan Ketua Askab PSSI Aceh Besar. Fokusnya adalah kompetisi lebih terjangkau dan pembinaan usia dini.
Sementara itu, Darmansyah masuk persaingan untuk membuka pilihan bagi pemilik suara. Kehadirannya memperluas kontestasi menentukan arah sepak bola Aceh ke depan.
Adapun Nazir Adam maju kembali sebagai petahana. Ia telah memimpin PSSI Aceh dua periode. Di bawah kepemimpinannya, Aceh meraih perak PON Papua 2021 dan perunggu PON Aceh-Sumut 2024.
Di balik kontestasi, ada persoalan krusial: bagaimana membawa pemain muda dari lapangan desa ke panggung nasional? Banyak pemain memulai dari lapangan kampung dengan sepatu seadanya.
Karena itu, siapa pun yang terpilih menghadapi pekerjaan besar. Kompetisi harus diperbanyak, klub diperkuat, pelatih ditingkatkan, dan pemain muda mendapat kesempatan konsisten.
Aceh tidak kekurangan bakat. Yang dibutuhkan adalah jalan jelas bagi bakat tersebut untuk berkembang.
Tahapan pemilihan masih berjalan. Verifikasi bakal calon dijadwalkan pada 9–10 September 2026. Kongres Biasa Pemilihan PSSI Aceh digelar pada 3 Oktober 2026.
Bagi pecinta sepak bola Aceh, tanggal itu momentum menentukan siapa yang membawa sepak bola empat tahun mendatang. Apakah perubahan datang melalui gagasan baru atau keberlanjutan?
Jawabannya ditentukan para pemilik suara. Namun yang paling ditunggu bukan hanya siapa yang menang di kongres, melainkan seberapa besar sepak bola Aceh mampu menang di lapangan.
Ukuran keberhasilan PSSI bukan hanya kursi ketua, tetapi berapa banyak pemain muda lahir, klub berkembang, kompetisi hidup, dan bendera Aceh berkibar di podium nasional.

Posting Komentar