IRT di Abdya Sulap Buah dan Sayur Jadi Karya Seni yang Memukau
Kreativitas Cut Aifar, ibu rumah tangga (IRT) dari Desa Lhung Tarok, Aceh Barat Daya (Abdya), mengubah buah dan sayur menjadi hiasan garnish yang memukau, menginspirasi pemberdayaan perempuan melalui seni ukir.
| Cut Aifar, yang tinggal di Desa Lhungtarok, telah mengembangkan seni ukir buah dan sayur (fruit carving) yang dikenal sebagai garnish. FOTO: Dina Ulfa/ Abdya Times |
BLANGPIDIE - Tangan terampil Cut Aifar, seorang ibu rumah tangga berusia 33 tahun, telah mengubah dapurnya menjadi studio seni yang menghasilkan karya-karya memukau. Dengan ketelatenan dan kreativitasnya, ia mengubah buah dan sayuran biasa menjadi hiasan garnish yang luar biasa, memukau masyarakat Abdya.
Cut Aifar, yang tinggal di Desa Lhungtarok, telah mengembangkan seni ukir buah dan sayur (fruit carving) yang dikenal sebagai garnish. Karya-karyanya, yang mencakup bunga kelopak indah, angsa, dan keranjang buah dekoratif, telah menjadi sorotan di berbagai acara, terutama pesta pernikahan.
"Ini kerajinan tangan dalam mengolah buah dan sayur menjadi hiasan," ujar Cut Aifar, menggambarkan proses kreatifnya ketika berbincang dengan Abdya Times, Sabtu (13/6/2026).
Ia menjelaskan bahwa hobi ini bermula dari keinginan untuk menghias meja makan keluarga, namun kini telah berkembang menjadi keahlian yang dicari banyak orang.
![]() |
| Salah satu hasil karya Cut Aifar |
Karya-karya Cut Aifar tidak hanya menghiasi meja pengantin, tetapi juga menjadi pusat perhatian di meja prasmanan. Tamu-tamu undangan sering kali terkejut mengetahui bahwa dekorasi bunga yang detail dan mewah tersebut terbuat dari sayuran dan buah-buahan segar.
Keahlian Cut Aifar dalam seni garnish telah membuatnya menjadi mentor yang dicari. Ia aktif berbagi pengetahuan dengan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Abdya, mengajarkan teknik mengukir, memilih bahan, dan menjaga kesegaran garnish.
"Saya ingin memotivasi ibu-ibu lain untuk mengeksplorasi kreativitas mereka," lanjut Cut Aifar. "Ini bukan hanya tentang hobi, tetapi juga peluang untuk menghasilkan pendapatan tambahan bagi keluarga."
Kisah Cut Aifar adalah inspirasi bagi pemberdayaan perempuan di daerah pedesaan. Ia membuktikan bahwa menjadi ibu rumah tangga tidak menghalangi seseorang untuk berinovasi dan berkontribusi pada masyarakat. Seni garnishnya tidak hanya memperkaya tradisi lokal, tetapi juga menjadi sarana untuk memberdayakan perempuan di Abdya.
![]() |
| Bunga hasil karya Cut Aifar. |
Popularitas Cut Aifar terus tumbuh, dan kehadirannya dalam acara-acara besar dan kegiatan PKK selalu dinanti. Ia telah menjadi contoh nyata bahwa kreativitas dan ketrampilan dapat berasal dari dapur, mengubah bahan makanan sehari-hari menjadi karya seni yang menghibur dan menginspirasi.


Posting Komentar