Muda Literasi Abdya Gelar Saweu Gampong II untuk Tingkatkan Literasi di Pedesaan
Program peningkatan budaya literasi melalui kegiatan Saweu Gampong II menghadirkan layanan perpustakaan keliling di Desa Alue Padee, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Kegiatan ini bertujuan mendekatkan masyarakat dengan buku serta meningkatkan minat baca generasi muda di wilayah pedesaan.
| Saweu Gampong II Desa Alue Padee, Abdya berfoto bersama dengan buku bacaan usai kegiatan, Kamis ( 11/06/2026). |
ALUE PADEE - Muda Literasi, Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya, Perpustakaan KKN PCM Kuala Batee Timur, dan Bakuje Literasi berkolaborasi menyelenggarakan Saweu Gampong II dengan tema "Memperkuat Budaya Literasi di Kalangan Desa".
Kegiatan ini melibatkan anak-anak Desa Alue Padee, masyarakat desa, alumni STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Abdya sebagai pendukung layanan mobil perpustakaan.
Co-Founder Muda Literasi, Cut Hafizah, menyampaikan bahwa kegiatan Saweu Gampong merupakan bentuk silaturahmi sekaligus kepedulian terhadap perkembangan literasi masyarakat desa.
Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam membuka wawasan masyarakat dan meningkatkan kualitas pendidikan. "Kami berharap masyarakat desa semakin dekat dengan buku dan ilmu pengetahuan agar pola pikir lebih maju dan kualitas hidup meningkat," ujarnya.
Kegiatan Saweu Gampong II ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang bertujuan untuk mendorong peningkatan budaya membaca di wilayah pedesaan, yang di pantau Abdya Times, Kamis (11/6/2026 ).
Melalui kehadiran perpustakaan keliling, anak-anak dan masyarakat desa dapat membaca langsung berbagai koleksi buku yang disediakan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dan izin dari pemerintah desa setempat serta dukungan alumni STKIP Muhammadiyah Abdya.
Penyelenggara berharap kegiatan ini tidak berhenti di satu acara, tapi terus berlanjut melalui kolaborasi komunitas literasi di Abdya. Mereka percaya bahwa dengan meningkatkan budaya literasi, masyarakat desa dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap informasi dan pengetahuan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang baru bagi generasi muda di wilayah pedesaan.
Kabupaten Aceh Barat Daya sendiri memiliki tantangan dalam meningkatkan budaya literasi, terutama di wilayah pedesaan. Data menunjukkan bahwa minat baca masyarakat masih relatif rendah, dan akses terhadap buku dan bahan bacaan masih terbatas. Oleh karena itu, kegiatan seperti Saweu Gampong II ini menjadi sangat penting untuk mendorong peningkatan budaya membaca dan literasi di wilayah tersebut.
Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi di Indonesia.
Pemerintah telah meluncurkan berbagai program, seperti Gerakan Indonesia Gemar Membaca (GIGM) dan Perpustakaan Keliling, untuk mendorong peningkatan budaya membaca dan literasi di seluruh pelosok negeri. Kegiatan Saweu Gampong II ini merupakan salah satu contoh konkret dari upaya tersebut.
Dengan adanya kegiatan Saweu Gampong II, diharapkan masyarakat Desa Alue Padee dan wilayah pedesaan lainnya di Aceh Barat Daya dapat semakin dekat dengan buku dan ilmu pengetahuan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang baru, dan mendorong perkembangan wilayah pedesaan yang lebih maju dan sejahtera. Penyelenggara juga berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas dan organisasi lainnya untuk bersama-sama mendorong peningkatan budaya literasi di Indonesia.
Posting Komentar