Rahmat Irfan Nahkodai Pengurus Definitif Perdana KORMI Abdya Periode 2026–2030
Rahmat Irfan resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) periode 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) KORMI Abdya yang berlangsung di Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Abdya, Kamis (18/6/2026).
| Rahmat Irfan (dua dari kiri) sedang menerima berkas hasil pemilihan ketua KORMI Abdya periode 2026 - 2023. Foto: Rahmat irfan |
BLANGPIDIE — Terpilihnya Rahmat Irfan menandai babak baru perkembangan olahraga masyarakat di Abdya. Muskab tersebut juga menjadi momentum penting karena merupakan pembentukan kepengurusan definitif KORMI pertama di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Penerima mandat KORMI Aceh, Said Alwi, mengatakan bahwa pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk melaksanakan proses musyawarah guna memilih kepengurusan definitif di tingkat kabupaten.
"Sebagai penerima mandat dari KORMI Aceh, kami hanya bisa melakukan Muskab. Maka diperlukan pengurus definitif. Untuk agenda selanjutnya tergantung ketua terpilih dan pengurus," kata Said Alwi.
Sementara itu, Ketua KORMI Abdya terpilih, Rahmat Irfan, menyampaikan harapannya agar kehadiran KORMI dapat menjadi wadah pengembangan olahraga masyarakat, khususnya olahraga tradisional dan kreasi budaya yang menjadi bagian dari identitas daerah.
"Kami berharap dengan hadirnya KORMI di Abdya dapat membawa olahraga tradisional dan kreasi budaya daerah ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan hingga tingkat nasional. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan mandat dan kepercayaan kepada saya," ujar Rahmat Irfan.
Anggota DPRK dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang mampu merangkul berbagai komunitas olahraga masyarakat serta melestarikan permainan dan olahraga tradisional yang mulai tergerus perkembangan zaman.
Untuk diketahui, KORMI merupakan organisasi yang mewadahi berbagai induk organisasi olahraga masyarakat di Indonesia.
Berbeda dengan olahraga prestasi yang berorientasi pada kompetisi dan medali, KORMI lebih menitikberatkan pada olahraga rekreasi, olahraga tradisional, olahraga kebugaran, serta olahraga kreasi yang bertujuan meningkatkan kesehatan, kebersamaan, dan kualitas hidup masyarakat.
Keberadaan KORMI di daerah juga berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya melalui berbagai permainan dan olahraga tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Selain itu, KORMI menjadi wadah pembinaan komunitas olahraga masyarakat agar mampu berpartisipasi dalam berbagai festival dan ajang olahraga rekreasi tingkat provinsi maupun nasional.
Posting Komentar