Pemerintah Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Pemulihan Pasca Bencana Sumatera
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., meninjau langsung progres pemulihan pasca bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang, Sumatera, yang telah memasuki bulan ketujuh.
| Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto meninjau huntara knockdown pada Senin, 22 Juni 2026. Dok. BNPB |
BLANGPIDIE - Dalam kunjungannya, Suharyanto menegaskan bahwa seluruh provinsi terdampak di Sumatera sudah tidak berstatus tanggap darurat, meski beberapa kabupaten/kota masih dalam fase transisi ke pemulihan.
Pemerintah, kata Suharyanto, berkomitmen mempercepat penyediaan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), serta program pendukung lainnya.
Komitmen ini tercermin dari persetujuan anggaran pemulihan sebesar Rp100,1 triliun untuk periode 2026-2028, yang akan dialokasikan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Artinya kementerian yang selama ini menunggu, sekarang sudah mulai bisa bekerja lagi,” ujar Suharyanto dalam acara penyerahan bantuan di GOR Aceh Tamiang, Senin (22/6/2026).
Anggaran tersebut tidak termasuk Dana Siap Pakai (DSP) BNPB senilai Rp4 triliun yang telah digunakan sejak masa tanggap darurat. DSP dialokasikan untuk logistik, pembangunan huntara, huntap mandiri, serta dana stimulan perbaikan rumah rusak.
“Kami memastikan dana tersebut digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” tegas Suharyanto.
BNPB telah menyelesaikan 99,9% pembangunan huntara dan kini fokus pada huntap, dengan target 39.000 unit. “Kami sudah mulai membangun 900-an rumah,” tambahnya.
Program pendukung lainnya, seperti dana stimulan perbaikan rumah dan Dana Tunggu Hunian (DTH) Rp1,8 juta per tiga bulan, juga terus berjalan. Suharyanto mengakui masih ada kekurangan, namun bertekad memperbaikinya.
“Kita memang banyak kekurangan, tetapi kami punya tekad membantu masyarakat,” katanya. Muhammad Nur, warga Aceh Timur berusia 90 tahun yang menerima huntap mandiri, menyampaikan rasa syukur mendalam.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Terima kasih,” ucapnya.
Posting Komentar