×

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

MTQ Kecamatan Tangan-Tangan Dibuka, 208 Kafilah Pecahkan Rekor Peserta Terbanyak di Abdya

MTQ Kecamatan Tangan-Tangan resmi dibuka dengan 208 kafilah, terbanyak di Abdya. Ajang ini menjadi persiapan menuju MTQ Aceh 2027.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Tangan-Tangan resmi dibuka di Komplek Pasar Tanjung Bunga, Desa Gunong Cut, Selasa (9/6/2026) malam. Sebanyak 208 kafilah ambil bagian dalam ajang tersebut, menjadikannya jumlah peserta terbanyak dan rekor tertinggi dibandingkan MTQ tingkat kecamatan lain yang telah digelar di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Plt. Sekda Abdya, Amrizal bersama Forkopimcam Tangan-Tangan memukul Rebana sebagai tanda dimulainya pelaksanaan MTQ di kecamatan tersebut, Gunong Cut, Selasa (9/6/2026) malam.

TANGAN-TANGAN - Pembukaan berlangsung khidmat dan diwarnai antusiasme masyarakat. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan Muamar mengawali rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan membangun generasi Qurani di Abdya.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Abdya, Amrizal. Turut hadir anggota DPRK Abdya asal Tangan-Tangan Agusri Samhadi dan Mukhlis AW, Kepala Dinas Syariat Islam Muhammadiyah Rasyid, Ketua LPTQ Abdya Tgk Mursyidin, Camat Tangan-Tangan Jasmadi, unsur Forkopimcam, ulama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Camat Tangan-Tangan Jasmadi mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya semangat masyarakat dalam mendukung syiar Al-Qur’an. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi daerah pada ajang MTQ tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Semoga prestasi yang telah diraih sebelumnya dapat terus meningkat. Kita optimistis Kecamatan Tangan-Tangan mampu tampil lebih baik pada MTQ tingkat kabupaten dan ikut berkontribusi bagi Abdya pada MTQ Provinsi Aceh 2027,” ujar Jasmadi.

Ia mengingatkan bahwa Kecamatan Tangan-Tangan sebelumnya berhasil meraih peringkat ketiga terbaik pada MTQ tingkat kabupaten. Karena itu, pembinaan peserta akan terus diperkuat agar mampu bersaing pada level yang lebih tinggi.

Sementara itu, Plt Sekda Abdya Amrizal menegaskan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Forkopimcam, ulama, tokoh masyarakat, dewan hakim, dan peserta yang telah menyukseskan kegiatan ini. MTQ merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dan memperkuat kecintaan generasi muda terhadap kitab suci,” katanya.

Menurut Amrizal, pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan memiliki nilai strategis karena Abdya telah dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Aceh ke-38 pada tahun 2027.

“Kepercayaan ini merupakan tanggung jawab besar. Kita harus mempersiapkan peserta terbaik agar mampu bersaing dan meraih prestasi. Abdya tidak boleh hanya menjadi penonton saat menjadi tuan rumah. Dari MTQ kecamatan inilah kita berharap lahir bibit-bibit unggul yang dapat mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Amrizal juga mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan tradisi membaca dan mempelajari Al-Qur’an di rumah, meunasah, masjid, maupun lembaga pendidikan sebagai bagian dari penguatan syariat Islam di tengah masyarakat.

Di akhir sambutannya, ia mengucapkan selamat bermusabaqah kepada seluruh peserta dan berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh keikhlasan, menjunjung sportivitas, serta menjadikan MTQ sebagai sarana meningkatkan kualitas keimanan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.