check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

BMKG Peringatkan Cuaca Berawan Sepanjang Hari di Kecamatan Setia, Waspada Potensi Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Kecamatan Setia yang menunjukkan langit akan didominasi kondisi berawan sejak pagi hingga malam hari. Informasi cuaca BMKG yang dirilis pada hari ini mencatat suhu udara di wilayah tersebut bergerak dari 25 hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cenderung meningkat menjelang malam. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Cuaca Kecamatan Setia
Ilustrasi Cuaca.

SETIA - Memasuki pagi hari pukul 07.00 WIB, langit di Kecamatan Setia terpantau berawan dengan suhu udara mencapai 26 derajat Celsius dan kelembapan 75 persen. Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 2,5 kilometer per jam, menciptakan suasana yang relatif tenang. Kondisi ini diperkirakan masih cukup nyaman bagi warga yang hendak memulai aktivitas di luar rumah, terutama di kawasan Gampong Lhang, Rambong, dan Pisang.

Menjelang siang hari, tepatnya pukul 10.00 WIB, suhu udara diprediksi naik hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan sedikit menurun menjadi 69 persen. Arah angin berubah menjadi dari barat daya dengan kecepatan 2,7 kilometer per jam, menandakan adanya pergerakan massa udara yang cukup stabil. Warga di Gampong Ujung Tanah, Alue Dama, dan Tangan-Tangan Cut disarankan untuk tetap menyiapkan perlindungan dari paparan sinar matahari meskipun langit masih tertutup awan.

Pada pukul 13.00 WIB, suhu udara mencapai puncaknya di angka 29 derajat Celsius dengan kelembapan 72 persen. Angin dari barat daya bertiup lebih kencang dengan kecepatan 6,7 kilometer per jam, yang dapat memberikan sedikit sensasi sejuk di tengah udara yang hangat. Kondisi serupa juga akan melanda kawasan Gampong Mon Mameh, Cinta Makmur, dan Kuta Murni, sehingga warga diimbau untuk tidak lengah terhadap potensi cuaca yang berubah.

Memasuki sore hari pukul 16.00 WIB, suhu udara mulai menurun menjadi 27 derajat Celsius, namun kelembapan meningkat signifikan hingga 79 persen. Angin dari barat daya masih bertiup dengan kecepatan 3,5 kilometer per jam, menandakan atmosfer yang mulai lembap. Masyarakat di seluruh gampong di Kecamatan Setia, termasuk Lhang, Rambong, dan Pisang, perlu mewaspadai potensi gerimis atau hujan ringan yang mungkin turun pada periode ini.

Ketika malam tiba pada pukul 19.00 WIB, suhu udara kembali turun ke angka 26 derajat Celsius dengan kelembapan yang tinggi mencapai 88 persen. Angin dari barat daya melemah drastis menjadi hanya 0,3 kilometer per jam, hampir tidak terasa pergerakannya. Warga di Gampong Ujung Tanah, Alue Dama, dan Tangan-Tangan Cut disarankan untuk tetap waspada terhadap kabut tipis yang mungkin menyertai kondisi berawan pada malam hari.

Memasuki larut malam pukul 22.00 WIB, suhu udara mencapai titik terendah di angka 25 derajat Celsius dengan kelembapan yang masih bertahan di 88 persen. Arah angin berubah menjadi dari barat laut dengan kecepatan 2,6 kilometer per jam, menandakan sirkulasi udara yang kembali tenang. Kondisi ini diperkirakan akan bertahan hingga dini hari, sehingga warga di Gampong Mon Mameh, Cinta Makmur, dan Kuta Murni diimbau untuk tetap menyiapkan pakaian hangat.

Secara keseluruhan, informasi cuaca BMKG menunjukkan bahwa tidak ada perubahan ekstrem yang signifikan di Kecamatan Setia pada hari ini. Meskipun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Dengan dominasi kondisi berawan, potensi hujan ringan tetap perlu diantisipasi, khususnya di wilayah gampong yang berada di dataran rendah seperti Alue Dama dan Ujung Tanah.

BMKG juga mengingatkan bahwa kelembapan yang tinggi pada sore hingga malam hari dapat memicu pertumbuhan awan konvektif. Warga di seluruh gampong, termasuk Lhang, Rambong, Pisang, dan Tangan-Tangan Cut, disarankan untuk tidak berteduh di bawah pohon besar jika terjadi hujan disertai angin kencang. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi dinamika cuaca yang ada.