Harga Ikan Laut di Abdya Merangkak Naik, Cabai Ikut Terbakar
Harga ikan laut per kilo di Kabupaten Aceh Barat Daya mencatatkan lonjakan signifikan pada awal pekan ini. Berdasarkan data pantauan GPR Aceh, harga ikan kembung dan ikan tongkol sama-sama naik dari Rp35.000 per kilogram pada Minggu (12/7) menjadi Rp40.000 per kilogram pada Senin (13/7). Kenaikan ini langsung mendorong dinamika belanja warga yang selama ini mengandalkan sumber protein hewani dari hasil tangkapan nelayan.
|
| Ilustrasi harga ikan di pasar Kabupaten Aceh Barat Daya. |
BLANGPIDIE - Kenaikan harga ikan yang murah dan kerap menjadi andalan masyarakat pesisir ini terjadi tanpa diiringi perubahan harga pada komoditas protein lainnya. Daging ayam ras dan daging sapi murni masih bertahan di level Rp37.500 per kilogram dan Rp170.000 per kilogram, sementara telur ayam ras juga stagnan di angka Rp26.667 per kilogram. Kondisi ini membuat pergerakan harga ikan di pasar menjadi sorotan utama karena langsung berdampak pada pengeluaran harian rumah tangga.
Di luar sektor perikanan, tekanan harga justru datang dari kelompok bumbu dapur. Cabai merah keriting melonjak dari Rp50.000 menjadi Rp55.000 per kilogram, sementara cabai rawit merah naik lebih tajam dari Rp60.000 menjadi Rp65.000 per kilogram. Lonjakan ini mempertegas tren kenaikan harga bahan pokok yang mulai membebani daya beli masyarakat di tengah harga ikan laut per kilo yang juga sedang tak bersahabat.
Komoditas pokok lainnya justru menunjukkan stabilitas yang cukup solid. Beras premium masih bertahan di Rp16.500 per kilogram, beras medium di Rp14.000 per kilogram, dan beras SPHP tetap di Rp13.000 per kilogram. Minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah juga tidak bergerak, masing-masing di angka Rp25.000 dan Rp18.000 per kilogram, sehingga tidak menambah beban inflasi dari sektor pangan pokok.
Kenaikan harga ikan yang murah selama ini menjadi andalan konsumsi protein masyarakat Abdya perlu diwaspadai oleh pemerintah daerah. Biasanya, fluktuasi harga ikan laut per kilo sangat dipengaruhi oleh cuaca dan hasil tangkapan nelayan yang masuk ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Jika pola cuaca buruk masih berlanjut, bukan tidak mungkin harga ikan di pasar akan terus bertahan di level tinggi dalam beberapa pekan ke depan.
Data GPR Aceh juga mencatat bahwa harga bawang merah dan bawang putih bonggol tidak mengalami perubahan, masing-masing di Rp28.000 dan Rp45.000 per kilogram. Sementara itu, gula konsumsi dan tepung terigu curah masih stabil di angka Rp20.000 dan Rp10.000 per kilogram. Stabilitas komoditas ini setidaknya sedikit meredam dampak dari kenaikan harga ikan dan cabai yang terjadi bersamaan.
Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan pola konsumsi dengan mencermati pergerakan harga ikan per kg yang cenderung volatil. Para pedagang di pasar tradisional pun mulai mengurangi pembelian stok ikan dalam jumlah besar untuk mengantisipasi potensi kerugian jika harga kembali berubah cepat. Pantauan harga secara berkala dari sumber resmi seperti GPR Aceh menjadi acuan penting bagi konsumen dan pelaku usaha dalam mengambil keputusan belanja.
Posting Komentar