check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Harga Minyak Goreng di Abdya Stagnan, Minyakita Bertahan di Level Terjangkau

Pergerakan harga minyak goreng di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terpantau tidak mengalami perubahan signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (14/7/2026). Berdasarkan data resmi dari pembaruan GPR Aceh, harga minyak goreng hari ini untuk berbagai jenis masih bertahan pada level yang sama dibandingkan perdagangan sebelumnya, mencerminkan stabilitas pasokan di pasar tradisional setempat.

Dinamika Harga Minyak Goreng di Abdya
Ilustrasi harga minyak goreng di pasar Kabupaten Aceh Barat Daya.

BLANGPIDIE - Untuk kategori minyak goreng kemasan premium, harga minyak goreng 1kg tercatat masih di angka Rp25.000 per kilogram. Angka ini tidak bergerak dari posisi kemarin, menunjukkan bahwa tekanan biaya distribusi maupun permintaan konsumen belum mendorong adanya lonjakan harga. Sementara itu, harga minyak goreng curah yang kerap menjadi andalan usaha mikro justru terpantau lebih rendah, yakni Rp18.000 per kilogram, memberikan ruang napas bagi pelaku industri rumah tangga.

Fenomena menarik terlihat pada komoditas Minyakita yang merupakan program penyediaan minyak goreng terjangkau pemerintah. Harga minyak goreng botol bermerek tersebut masih stabil di level Rp20.000 per kilogram, selisih Rp5.000 lebih murah dibandingkan minyak goreng kemasan biasa. Stabilitas ini mengindikasikan bahwa rantai distribusi Minyakita di Abdya masih berjalan lancar tanpa gejolak pasokan yang berarti.

Di luar sektor minyak goreng, dinamika harga justru lebih terasa pada komoditas bumbu dapur. Cabai rawit merah masih menjadi primadona kenaikan dengan harga Rp65.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting bertengger di Rp55.000 per kilogram. Lonjakan ini berpotensi membebani pengeluaran harian warga, meskipun harga minyak goreng hari ini cenderung bersahabat.

Komoditas protein hewani juga menunjukkan pergerakan yang patut dicermati. Daging ayam ras tercatat Rp37.500 per kilogram, sedangkan telur ayam ras berada di angka Rp26.667 per kilogram. Harga daging sapi murni yang mencapai Rp170.000 per kilogram masih menjadi barang mewah bagi sebagian besar konsumen di Abdya, namun stabilitas minyak goreng diharapkan bisa mengompensasi kebutuhan pokok lainnya.

Dari sisi bahan pokok, beras premium masih dijual Rp16.500 per kilogram dan beras medium Rp14.000 per kilogram. Kehadiran beras SPHP seharga Rp13.000 per kilogram menjadi alternatif murah yang membantu daya beli masyarakat. Dengan harga minyak goreng curah yang masih terjangkau, kombinasi harga pangan pokok ini dinilai masih dalam koridor wajar untuk ukuran daerah pesisir barat Aceh.

Pantauan GPR Aceh menunjukkan bahwa tidak ada perubahan harga untuk seluruh komoditas minyak goreng dari hari sebelumnya. Kondisi ini memberikan sinyal positif bagi stabilitas inflasi daerah, meskipun kewaspadaan tetap diperlukan mengingat fluktuasi harga cabai dan bawang yang masih tinggi. Pemerintah daerah diharapkan terus mengawal distribusi Minyakita agar harga minyak goreng botol tetap berada dalam jangkauan seluruh lapisan masyarakat.