×

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Libur Sekolah Dimanfaatkan untuk Evaluasi MBG dan SPPG, BGN Audit Seluruh Dapur

BGN juga membuka kemungkinan melakukan penggabungan sejumlah SPPG sebagai bagian dari upaya efisiensi program.

Badan Gizi Nasional (BGN) akan memanfaatkan masa libur sekolah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Libur Sekolah Dimanfaatkan untuk Evaluasi MBG dan SPPG, BGN Audit Seluruh Dapur
Ilustrasi ompreng MBG dan dapur SPPG

BLANGPIDIE - Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan pangan, kualitas pelayanan, serta ketepatan data penerima manfaat.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menata dan memperkuat program prioritas nasional agar pelaksanaannya di lapangan semakin baik dan tepat sasaran.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan momentum libur sekolah akan dimanfaatkan untuk melakukan audit terhadap seluruh dapur MBG yang beroperasi.

"Kami akan hentikan dan audit semua dapur, sehingga nanti mudah-mudahan ketika anak-anak sudah masuk sekolah, kita sudah lebih baik kondisi di lapangan, sudah lebih rapi, terutama masalah data," kata Agustina, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, BGN tidak hanya berfokus pada pembenahan administrasi, tetapi juga memastikan standar keamanan dan kualitas pangan yang disajikan kepada para penerima manfaat. SPPG yang dinilai tidak layak atau tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP) berpotensi dihentikan operasinya.

Sejumlah aspek yang akan menjadi bahan evaluasi meliputi jumlah penerima manfaat, kualitas pangan, kepatuhan terhadap standar keamanan dan mutu makanan, kinerja operasional dapur, serta efektivitas pelayanan kepada penerima manfaat.

Selain itu, BGN juga membuka kemungkinan melakukan penggabungan sejumlah SPPG sebagai bagian dari upaya efisiensi program tanpa mengurangi kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Melalui evaluasi ini, pemerintah berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih tertata, aman, dan memberikan manfaat yang optimal bagi para siswa saat kegiatan belajar mengajar kembali dimulai setelah libur sekolah.(HK)