check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Harga Bawang Merah di Abdya Stagnan, Bawang Putih Bonggol Masih Bertahan di Level Tinggi

Harga dua komoditas bumbu dapur utama di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tercatat tidak mengalami pergerakan berarti pada Jumat, 17 Juli 2026. Berdasarkan data resmi GPR Aceh, harga bawang merah masih bertahan di angka Rp28.000 per kilogram, sementara harga bawang putih 1 kg hari ini untuk jenis bonggol masih kokoh di level Rp45.000. Stagnasi ini terjadi di tengah fluktuasi harga beberapa komoditas pangan lainnya yang justru menunjukkan tren penurunan.

Dinamika Harga Bawang di Abdya
Ilustrasi harga bawang di pasar Kabupaten Aceh Barat Daya.

BLANGPIDIE - Pantauan harga pada periode 16-17 Juli 2026 menunjukkan bahwa harga bawang merah hari ini tidak berubah dari catatan sebelumnya, menjadikannya salah satu komoditas dengan harga paling stabil dalam sepekan terakhir. Meski demikian, angka Rp28.000 per kilogram untuk harga bawang merah 1 kg hari ini masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan harga acuan di beberapa daerah tetangga, sehingga daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah tetap tertekan.

Sementara itu, harga bawang putih 1 kg hari ini untuk jenis bonggol yang mencapai Rp45.000 menjadi salah satu penyumbang inflasi bahan pokok di Abdya. Para pedagang di pasar tradisional setempat mengaku tidak berani menaikkan harga lebih lanjut karena permintaan cenderung lesu, namun di sisi lain mereka juga kesulitan menurunkan harga akibat harga pasokan dari distributor yang belum berubah.

Di luar komoditas bawang, dinamika harga justru terlihat pada kelompok cabai yang menjadi pelengkap utama kebutuhan dapur. Harga cabai rawit merah tercatat melonjak signifikan hingga Rp80.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting dibanderol Rp55.000 per kilogram. Lonjakan ini kontras dengan harga cabai merah besar yang justru lebih rendah di angka Rp36.000 per kilogram, menciptakan disparitas harga yang cukup tajam antar jenis cabai.

Dari kelompok protein hewani, harga daging ayam ras tercatat stabil di Rp37.500 per kilogram, namun telur ayam ras masih bertahan di level Rp26.667 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi murni yang menjadi barometer konsumsi rumah tangga kelas menengah ke atas masih sangat tinggi di angka Rp170.000 per kilogram, tidak berubah dari catatan sebelumnya.

Di sisi lain, harga beras sebagai komoditas pokok utama menunjukkan tren yang relatif tenang. Beras premium masih dihargai Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras medium berada di Rp14.000 per kilogram. Kehadiran beras SPHP seharga Rp13.000 per kilogram menjadi opsi terjangkau bagi warga Abdya, meskipun ketersediaannya di pasaran kerap terbatas.

Secara keseluruhan, data GPR Aceh pada Jumat ini mengindikasikan bahwa tekanan harga pangan di Abdya masih didominasi oleh komoditas bumbu dapur dan protein hewani. Stagnasi harga bawang merah dan harga bawang putih 1 kg hari ini setidaknya memberikan sedikit ruang napas bagi konsumen, meskipun belum ada tanda-tanda penurunan signifikan dalam waktu dekat.