Harga Ikan Tongkol dan Kembung di Abdya Stagnan, Cabai Rawit Masih Menekan
Pergerakan harga sembako di Kabupaten Aceh Barat Daya pada Jumat ini menunjukkan pola yang beragam, dengan harga ikan laut yang menjadi primadona dapur masyarakat justru berada dalam posisi stabil. Berdasarkan data pantauan harga resmi GPR Aceh pada periode 16 hingga 17 Juli 2026, harga ikan tongkol dan ikan kembung tercatat sama-sama bertahan di angka Rp40.000 per kilogram, tanpa perubahan dari hari sebelumnya.
|
| Ilustrasi harga ikan di pasar Kabupaten Aceh Barat Daya. |
BLANGPIDIE - Harga ikan per kg untuk dua komoditas andalan nelayan ini tidak mengalami gejolak, menandakan pasokan dari laut masih mampu memenuhi permintaan pasar. Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah tekanan harga komoditas lain, karena harga ikan yang murah relatif terjangkau dibandingkan sumber protein hewani lainnya seperti daging sapi yang mencapai Rp170.000 per kilogram.
Namun, jika dibandingkan dengan harga ikan laut per kilo di pasar tradisional Abdya, angka Rp40.000 untuk ikan tongkol dan kembung masih tergolong wajar dan tidak memberatkan daya beli masyarakat. Stabilitas ini juga didukung oleh rantai distribusi yang lancar dari tempat pelelangan ikan ke pedagang di pasar, sehingga harga ikan di pasar tidak mengalami lonjakan mendadak.
Sementara itu, dinamika harga justru terlihat pada komoditas bumbu dapur. Cabai rawit merah masih menjadi momok dengan harga Rp80.000 per kilogram, sementara cabai merah keriting dipatok di angka Rp55.000 per kilogram. Lonjakan ini berpotensi mengerek belanja harian rumah tangga, meskipun harga ikan yang murah bisa menjadi penyeimbang kebutuhan protein.
Di sisi lain, harga beras premium di Abdya tercatat Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras medium berada di posisi Rp14.000 per kilogram. Angka ini masih cukup stabil dan belum menunjukkan tanda-tanda kenaikan signifikan, sejalan dengan ketersediaan stok di tingkat pedagang yang terpantau aman.
Untuk kebutuhan pokok lainnya, minyak goreng kemasan dibanderol Rp25.000 per liter dan gula konsumsi Rp20.000 per kilogram. Harga telur ayam ras juga masih bersahabat di angka Rp26.667 per kilogram, memberikan alternatif protein yang lebih murah selain ikan.
Secara keseluruhan, meskipun beberapa komoditas seperti cabai masih membebani, stabilitas harga ikan laut menjadi penopang utama ketahanan pangan rumah tangga di Abdya. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau rantai pasok agar harga ikan yang murah ini bisa bertahan lama dan tidak tergerus oleh kenaikan biaya distribusi.
Posting Komentar