check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Harapan IMM untuk Polres Baru Abdya

Pada Jum'at tanggal 26 kemarin, banyak media yang memberitakan tentang mutasi pejabat kepolisian. Salah satunya adalah pergantian Kapolres Aceh Barat Daya.

IMM Titip Harapan Kepada Polres Baru Abdya: ''Banyak Masalah Harus di Selesaikan''
KHAIRUL RIJAL

BLANGPIDIE — Beberapa hari sebelumnya juga ada pergantian posisi Kasat Reskrim di Polres Abdya. Maka tentu dengan adanya rotasi pimpinan di tubuh Polres ini akan membawa angin segar untuk kabupaten Abdya.

Pasalnya, kami melihat hingga hari ini masih banyak persoalan yang belum benar-benar disentuh dengan serius.

Salah satunya adalah persoalan kelangkaan BBM yang di sebabkan oleh praktik penimbunan minyak oleh oknum-oknum yang tidak berperikemanusiaan.

Dengan adanya praktik tersebut, maka sangat berdampak besar pada masyarakat kecil yang bergantung hidup pada sektor transportasi.

Solar subsidi hari ini sangat langka, maka tak jarang kita temui antrian panjang yang mengular di sekitaran SPBU.

Contoh nyata dari keberadaan praktik gelap tersebut bisa kita lihat di Babahrot. Setiap harinya, kita bisa mendapati ada banyak mobil setan bak lintah penghisap darah disana.

Pasalnya, banyak kendaraan roda empat yang sudah di modifikasi rangka penampungan minyaknya. Sehingga satu mobil dapat mengisi minyak dengan nominal sampai dengan jutaan rupiah.

Ini sudah bukan rahasia umum lagi. Diduga ada bekingan yang hebat-hebat berdiri di balik layar. Karena yang melangsir minyak sendiri adalah masyarakat yang notabenenya punya rasa takut akan melanggar aturan.

Tapi, hari ini seolah tidak berlaku lagi yang namanya aturan dan hukum.

Ini yang kita herankan. Ada oknum-oknum tertentu yang ikut bermain dengan awak pelangsir.

Juga banyak dugaan menyebut oknum Aparat sendiri juga ikut terlibat. Karena banyak omongan di kaki lima yang dengan vulgar mengatakan mereka itu di bekingi oleh orang-orang berpangkat besar.

Maka ini adalah satu poin yang menjadi PR bagi Polres baru Abdya. Jangan sempat bermain mata pula dengan problem ini.

Melalui keterangan tertulis menjadi alarm penting kepada Aparat Kepolisian dan SP 1 dari masyarakat dalam hal ini adalah mahasiswa dan atau lebih tepatnya kami kader-kader Muda Muhammadiyah.

Maka kita lihat beberapa tempo waktu kedepan, apabila soalan ini belum juga tuntas, maka nanti kita akan menggunakan suara rakyat untuk menuntaskan.

Penulis adalah Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Aceh Barat Daya