Michael Olise: Kunci Suplai Bola Sempurna Prancis di Piala Dunia
Keberhasilan Prancis mengamankan poin penuh di laga-laga awal tidak lepas dari chemistry instan yang dibangun Olise bersama sang kapten, Kylian Mbappé.
| Ilustrasi Michael Olise di Timnas Prancis/abdyatimes |
— Pada pertandingan pembuka melawan Senegal di MetLife Stadium, umpan presisi Olise berhasil memecah kebuntuan dan mempermudah Mbappé mencetak gol pembuka.
Kejeniusannya kembali terulang di laga kedua saat membantai Irak 3-0 di Philadelphia.
Bergerak di area half-space kanan, Olise mengirimkan dua assist matang—masing-masing dikonversi menjadi gol oleh Mbappé dan Ousmane Dembélé.
Kemampuan kaki kirinya dalam mengukur sudut operan dan melepaskan umpan silang melengkung membuat barisan pertahanan lawan kesulitan mengantisipasi arah bola.
"Michael melihat permainan di dalam pikirannya sebelum matanya melihat langsung lapangan. Dia memberikan kami fluiditas dan kecerdasan taktik yang luar biasa," puji Didier Deschamps, dikutip dari laman FIFA.
Meskipun dipasang di sayap kanan, Olise gemar menusuk ke area dalam berjarak 30-50 yard dari gawang.
Hal ini menarik perhatian bek tengah lawan dan membuka ruang bebas bagi Mbappé untuk mengeksploitasi kecepatan.
Ia juga punya ketenangan yang luar biasa serta latar belakang fisik dan mental yang kuat.
Salah satunya berkat latihan kedisiplinan sejak remaja yang membuat Olise jarang panik saat dikepung pemain bertahan lawan.
Olise selalu berhasil menemukan celah operan sekecil apa pun.
Dengan performa yang terus menanjak, Michael Olise bukan lagi sekadar pelapis, melainkan pilar utama Prancis dalam misi mereka merebut kembali takhta tertinggi sepak bola dunia.
Posting Komentar