check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

OpenAI Rilis GPT-5.6 Secara Terbatas Atas Permintaan Pemerintah AS

OpenAI resmi memperkenalkan model kecerdasan buatan terbaru GPT-5.6, dua bulan setelah perilisan GPT-5.5.

OpenAI Rilis GPT-5.6 Secara Terbatas Atas Permintaan Pemerintah AS
Ilustrasi. Foto: Tim Kreatif Abdya Times
Alkausar
0 Followers

BLANGPIDIE — Model ini diklaim sebagai AI paling canggih yang pernah dikembangkan perusahaan.

Berbeda dengan model ChatGPT sebelumnya, GPT-5.6 belum tersedia untuk pengguna umum.

OpenAI hanya merilisnya dalam skema pratinjau terbatas atau limited preview.

Keputusan itu diambil setelah Gedung Putih meminta OpenAI membatasi distribusi GPT-5.6 hanya kepada sejumlah kecil mitra dan organisasi yang telah disetujui pemerintah Amerika Serikat.

Menurut berbagai laporan, permintaan itu muncul karena kemampuan GPT-5.6 dinilai setara dengan model AI terbaru Anthropic, Claude Mythos.

OpenAI memperkenalkan tiga varian dalam GPT-5.6: Sol sebagai model utama, Terra untuk penggunaan sehari-hari, dan Luna yang cepat dan terjangkau.

Pembagian ini mirip dengan keluarga model Claude milik Anthropic, yakni Opus, Sonnet, dan Haiku.

GPT-5.6 Sol disebut memiliki kemampuan lebih baik dalam berbagai bidang, termasuk pemrograman, biologi, hingga keamanan siber.

OpenAI juga memperkenalkan fitur Max Reasoning Effort untuk penalaran lebih mendalam pada Sol.

Ada juga Ultra Mode yang memungkinkan AI memanfaatkan beberapa sub-agent untuk tugas kompleks.

Dalam pengujian internal, GPT-5.6 Sol mencetak skor 91,9 persen pada benchmark TerminalBench 2.1 untuk pengujian coding berbasis command line.

Angka itu lebih tinggi dibanding GPT-5.5 maupun Claude Mythos 5.

Untuk riset biologi, Sol memberikan hasil analisis genomik yang lebih baik dengan penggunaan token lebih sedikit.

Di bidang keamanan siber, OpenAI mengklaim GPT-5.6 Sol mampu membantu peneliti menemukan dan memperbaiki celah keamanan lebih efektif.

OpenAI mengatakan GPT-5.6 dibekali sistem pengamanan berlapis untuk mencegah penyalahgunaan.

Sistem itu mencakup perlindungan terhadap teknik jailbreak dan pengujian menghadapi skenario serangan di dunia nyata.

Harga GPT-5.6 per 1 juta token bervariasi: Sol $5 input/$30 output, Terra $2.50 input/$15 output, dan Luna $1 input/$6 output.

CEO OpenAI Sam Altman mengatakan pemerintah AS saat ini menyetujui akses ke GPT-5.6 pelanggan demi pelanggan.

Dalam memo internal, Altman menyatakan bahwa ini bukan model jangka panjang yang ingin digunakan OpenAI.

OpenAI akan bekerja sama dengan pemerintah dan pelaku industri untuk menciptakan pendekatan berkelanjutan bagi peluncuran model berikutnya.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pemerintah akan terus berkolaborasi dengan perusahaan AI untuk menyusun pendekatan bersama.

OpenAI mengakui proses persetujuan pemerintah seperti ini bukan solusi ideal dalam jangka panjang.

Perusahaan berharap GPT-5.6 Sol, Terra, dan Luna dapat tersedia secara luas dalam beberapa pekan mendatang.