check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Memperingati 1Muharram di Abdya, Warkop Tetap Buka

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berlangsung khidmat dengan Tabligh Akbar di Masjid Agung Baitul Ghafur, Rabu malam 24 Juni 2024.

Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Muharram di Abdya, Warkop Tetap Buka
Acara Tabligh Akbar Memperingati 1 Muharram 1448 H di Halaman Mesjid Agung Baitul Qhafur Abdya

BLANGPIDIE — Acara yang menghadirkan penceramah Ustadz Anugrah Cahyadi atau Ustadz Ucay itu dipadati ribuan jamaah dari berbagai wilayah.

Di sisi lain, sejumlah warung kopi (warkop) di kawasan pusat Kota Blangpidie tetap terlihat ramai oleh aktivitas warga.

Salah satu warga Kecamatan Blangpidie, Khairuddin (60), menilai Dinas Syariat Islam seharusnya lebih optimal mengatur momentum kegiatan keagamaan besar seperti Tabligh Akbar.

"Seharusnya di momen seperti ini ada surat edaran dari Dinas Syariat Islam Kabupaten Abdya yang mengimbau warkop untuk ditutup sementara selama acara berlangsung, sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan hari besar Islam," ujarnya.

Menurutnya, pengaturan tersebut bukan untuk membatasi aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan mendorong partisipasi warga dalam kegiatan keagamaan.

Sementara itu, pelaku usaha warkop di Blangpidie menilai momen kegiatan pemerintah justru membawa dampak positif terhadap peningkatan ekonomi.

"Kami melihat setiap ada acara besar seperti ini, kota menjadi ramai. Itu juga berdampak pada peningkatan pengunjung dan pendapatan kami. Sampai saat ini tidak ada surat atau imbauan terkait penutupan sementara warkop," ujar salah seorang pengelola warkop yang enggan disebutkan namanya.

Di tengah dinamika tersebut, ribuan warga tetap memadati halaman Masjid Agung Baitul Ghafur Abdya dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme.

Jamaah tidak hanya berasal dari berbagai kecamatan di Abdya, tetapi juga dari luar daerah seperti Aceh Selatan dan Nagan Raya.

Salah satu rombongan ibu-ibu bahkan mengaku datang menggunakan kendaraan bak terbuka dari Labuhan Haji, Aceh Selatan, demi mengikuti Tabligh Akbar tersebut.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Ucay mengangkat pesan tentang pentingnya menjadikan 1 Muharram sebagai momentum hijrah dan perbaikan diri.

Salah satu ayat yang disampaikan dalam ceramahnya adalah QS. At-Tahrim ayat 6: "Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu."

Beliau menjelaskan bahwa ayat ini menegaskan tanggung jawab setiap individu dalam menjaga diri dan keluarganya dari perbuatan yang menjerumuskan kepada keburukan dan azab Allah SWT.

"Momentum 1 Muharram ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan memperbaiki keluarga kita," demikian inti pesan yang disampaikan dalam ceramahnya.

Dengan gaya ceramahnya yang khas, Ustadz Ucay mampu mencairkan suasana melalui penyampaian yang ringan namun sarat makna, dan jamaah pun terlihat antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Pemerintah daerah berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat nilai keagamaan, ukhuwah Islamiyah, serta kebersamaan masyarakat Abdya dalam momentum hari besar Islam.