DSI Abdya Evaluasi Hafalan 20 Penerima Beasiswa Tahfidz Qur'an
Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan evaluasi kemampuan hafalan bagi para penerima beasiswa Tahfidz Qur'an Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Lantai Satu Masjid Agung Baitul Ghafur, Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya, pada Rabu (1/7/2026).
![]() |
| Proses evaluasi hafalan penerima beasiswa Tahfidz Qur'an Tahun 2026 di Masjid Agung Baitul Ghafur, Blangpidie, Rabu (1/7/2026). Foto: Ist |
BLANGPIDIE — Kepala DSI Abdya, Muhammad Rasyid, menjelaskan bahwa beasiswa Tahfidz Qur'an Pemerintah Abdya Tahun 2026 diperuntukkan bagi hafiz dan hafizah di kabupaten setempat. Pendaftaran beasiswa ini telah dibuka sejak 23 Februari hingga 7 Maret 2026. Dari 60 pendaftar, setelah melalui uji kemampuan hafalan, sebanyak 20 orang dinyatakan lulus.
"Para peserta dievaluasi oleh tim yang ditetapkan melalui SK Bupati Abdya, yaitu Ustaz Taufik Lc dan Ustaz Ruslan. Evaluasi dilakukan setiap enam bulan sekali, di samping monitoring bulanan," ujar Rasyid, Selasa (1/7/2026).
Evaluasi ini bertujuan mengukur target hafalan peserta dari juz 1 hingga juz 25, sesuai rekomendasi lembaga pendidikan Al-Qur'an tempat mereka belajar. Pada seleksi awal, peserta mampu menghafal 20 juz, dan dengan adanya beasiswa, hafalan mereka bertambah. "Hafalan ini terus kami evaluasi, mudah-mudahan melebihi target 25 juz," harap Rasyid.
Program beasiswa Tahfiz ini merupakan inisiatif Bupati dan Wakil Bupati Abdya, Safaruddin - Zaman Akli, untuk mencetak 100 hafiz dan hafizah di Bumoe Breuh Sigupai selama satu periode pemerintahan. Kuota beasiswa sebanyak 20 orang per tahun, dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp2.050.000 per bulan. "Program ini akan bergulir selama lima tahun ke depan, sehingga total 100 hafiz-hafizah akan dicetak," pungkas Rasyid.

Posting Komentar