Hadiri Launching Hope Coffee, Bupati Abdya Apresiasi Pelaku Usaha Lokal Buka Lapangan Kerja Baru
Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pelaku usaha lokal yang aktif membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
![]() |
| Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin bersama Owner Hope Coffee H Muslem di acara launching warung kopi baru tersebut, Sabtu (18/7/2026). Foto: Muhammad |
BLANGPIDIE — Apresiasi itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran resmi Hope Coffee di Gampong Kedai Paya, Kecamatan Blangpidie, pada Sabtu (18/7/2026).
Acara launching yang digelar di warung kopi milik pengusaha sukses H. Muslem itu mendapat sambutan meriah dari berbagai kalangan. Papan bunga dan pengunjung tampak memadati lokasi.
"Kehadiran saya merupakan ucapan terima kasih kepada pelaku usaha yang telah membuka lapangan pekerjaan baru. Ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi kita sudah jauh lebih baik," kata Safaruddin di sela acara.
Safaruddin turut memuji cita rasa kopi asli Blangpidie serta perpaduan menu khas Abdya dengan Aceh Rayeuk. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung ketertiban dan kenyamanan investasi demi mendongkrak perekonomian masyarakat.
"Kopinya lumayan ya, sesuai dengan yang kita punya, aslinya Blangpidie. Menunya juga bukan hanya khas Aceh Barat Daya saja, tapi juga ada yang khas Aceh Rayeuk," lanjutnya.
Hope Coffee dikelola oleh Zulmahdi dengan mengusung konsep perpaduan tradisional dan modern. Uniknya, seluruh hidangan utama diolah menggunakan kayu bakar konvensional untuk menjaga keotentikan aroma dan citarasa masakan.
Manajer Hope Coffee, Zulmahdi, menjelaskan bahwa kedai ini menyediakan beragam kuliner otentik bernilai jual tinggi. "Ada banyak menu tersedia, mulai dari racikan kopi saring spesial robusta dan arabica, hingga daging kuah beulangong," urainya.
Menu andalan kuah beulangong campur nangka muda dibanderol Rp35.000 per porsi dan disajikan setiap Senin hingga Jumat. Sementara itu, ayam kampung asli untuk hidangan ayam pramugari dipasok langsung dari Lambaro, Banda Aceh, dengan harga Rp20.000.
Bagi pencinta kafein, varian kopi robusta dan arabika ukuran porsi penuh bisa dinikmati dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp5.000 per cangkir. Kehadiran Hope Coffee diharapkan semakin menggerakkan roda ekonomi lokal dan memperkenalkan kekayaan kuliner Abdya.

Posting Komentar