check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Harga Daging Sapi dan Ayam di Abdya Stagnan, Bawang Putih Justru Merangkak Naik

Pasar bahan pokok di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menunjukkan pergerakan yang beragam pada Kamis, 9 Juli 2026, di mana harga dua komoditas protein utama justru terpantau stabil. Berdasarkan data resmi dari pantauan GPR Aceh, harga daging sapi 1kg hari ini masih bertahan di angka Rp170.000 per kilogram, sama persis dengan harga yang tercatat pada perdagangan sehari sebelumnya. Sementara itu, harga daging ayam ras juga tidak mengalami perubahan, dengan harga daging ayam 1kg tetap berada di level Rp37.500.

Dinamika Harga Daging di Abdya
Ilustrasi harga daging di pasar Kabupaten Aceh Barat Daya.

BLANGPIDIE - Stagnasi harga daging ini menjadi angin segar bagi konsumen di tengah gejolak harga pada beberapa komoditas bumbu dapur. Meskipun demikian, bagi warga yang hanya membutuhkan protein dalam jumlah lebih sedikit, harga daging sapi setengah kilo secara otomatis masih berada di kisaran Rp85.000, sebuah angka yang tetap membutuhkan perencanaan belanja yang cermat.

Di sisi lain, tekanan inflasi justru datang dari kelompok bumbu dapur. Harga bawang putih bonggol tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar Rp5.000, dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Kenaikan ini berbanding terbalik dengan harga bawang merah yang justru mengalami penurunan dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kilogram, memberikan sedikit ruang napas bagi ibu rumah tangga.

Komoditas cabai juga menunjukkan tren yang tidak seragam. Cabai rawit merah, yang kerap menjadi biang kerok inflasi pangan, kembali merangkak naik dari Rp60.000 menjadi Rp65.000 per kilogram. Sebaliknya, harga cabai merah keriting dan cabai merah besar terpantau stabil, masing-masing di angka Rp45.000 dan Rp38.000 per kilogram.

Untuk komoditas pokok lainnya, harga beras premium dan medium masih kokoh di angka Rp16.500 dan Rp14.000 per kilogram. Begitu pula dengan telur ayam ras yang tidak bergerak dari posisi Rp26.667 per kilogram, serta minyak goreng kemasan dan curah yang masing-masing bertahan di Rp25.000 dan Rp18.000 per kilogram.

Data dari GPR Aceh ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat Abdya masih diuji oleh kenaikan harga bumbu esensial, meskipun harga protein hewani cenderung stabil. Para pedagang di pasar tradisional diperkirakan akan mulai menyesuaikan volume pembelian untuk mengantisipasi fluktuasi harga bawang putih dan cabai rawit dalam beberapa hari ke depan.

Kesimpulannya, meskipun harga daging sapi dan ayam tidak menjadi beban tambahan bagi warga, kenaikan tipis pada komoditas penyedap rasa tetap perlu diwaspadai. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan operasi pasar untuk menekan laju kenaikan harga bawang putih dan cabai rawit agar tidak menggerus lebih dalam kantong konsumen di Aceh Barat Daya.