check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Harga Daging Sapi Murni di Abdya Bertahan di Puncak, Daging Ayam Ras Stabil

Pergerakan harga bahan pokok di Kabupaten Aceh Barat Daya pada awal pekan ini menunjukkan pola yang beragam, dengan komoditas protein hewani menjadi sorotan utama. Berdasarkan data pantauan harga resmi GPR Aceh yang diperbarui pada Selasa, 7 Juli 2026, harga daging sapi 1kg hari ini tercatat masih bertahan di level Rp170.000 per kilogram, tanpa perubahan signifikan dari hari sebelumnya. Sementara itu, harga daging ayam ras tercatat stabil di angka Rp37.500 per kilogram, memberikan sedikit ruang napas bagi konsumen yang mencari sumber protein alternatif yang lebih terjangkau.

Dinamika Harga Daging di Abdya
Ilustrasi harga daging di pasar Kabupaten Aceh Barat Daya.

BLANGPIDIE - Stagnasi harga daging sapi murni di kisaran Rp170.000 ini menandakan bahwa tekanan pasokan dari rumah potong hewan masih belum mereda, meskipun permintaan pasar cenderung normal. Untuk pembelian dalam jumlah lebih kecil, harga daging sapi setengah kilo otomatis berada di angka Rp85.000, sebuah nominal yang tetap memberatkan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah di Abdya. Para pedagang di pasar tradisional belum melihat adanya gelombang penurunan harga dalam waktu dekat, mengingat biaya distribusi dan pakan ternak yang masih tinggi.

Di sisi lain, harga daging ayam 1kg yang bertahan di Rp37.500 menjadi kabar baik bagi ibu rumah tangga yang mulai beralih dari konsumsi daging merah. Stabilitas harga daging ayam ras ini didukung oleh rantai pasok peternak lokal yang relatif lancar, berbeda dengan fluktuasi yang kerap terjadi pada komoditas unggas di daerah lain. Meski demikian, daya beli masyarakat tetap teruji karena harga kebutuhan pokok lain seperti cabai rawit merah masih melambung tinggi di angka Rp60.000 per kilogram.

Dinamika harga di luar sektor daging juga patut dicermati, terutama pada komoditas bumbu dapur yang mengalami kenaikan. Cabai merah keriting misalnya, dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram, sementara bawang putih bonggol menembus Rp40.000 per kilogram. Lonjakan harga bumbu ini kerap kali menjadi pemicu inflasi musiman yang langsung terasa di dapur warga Abdya, terutama menjelang akhir pekan ketika permintaan meningkat.

Komoditas strategis lainnya seperti minyak goreng kemasan tercatat seharga Rp25.000 per liter, sedangkan minyak goreng curah dibanderol Rp18.000 per liter. Harga beras premium masih berada di Rp16.500 per kilogram, tidak bergerak sejak kemarin, menunjukkan bahwa pasokan beras dari sentra produksi masih cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal. Stabilitas harga beras ini menjadi penopang utama ketahanan pangan rumah tangga di tengah tekanan harga protein hewani.

Secara keseluruhan, data resmi GPR Aceh pada periode 6 hingga 7 Juli 2026 ini menggambarkan bahwa harga daging sapi murni dan daging ayam ras menjadi dua titik krusial yang perlu diwaspadai. Jika harga daging sapi terus bertahan di level tinggi, bukan tidak mungkin konsumen akan semakin mengandalkan daging ayam sebagai substitusi utama. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan operasi pasar untuk menjaga keterjangkauan harga, khususnya pada komoditas yang menjadi sumber protein utama masyarakat.