check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Harga Ikan Laut di Abdya Stabil, Ikan Tongkol dan Kembung Masih Rp 40 Ribu per Kilogram

Pergerakan harga ikan laut di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terpantau datar pada akhir pekan ini. Berdasarkan data resmi GPR Aceh yang dimutakhirkan pada Sabtu, 11 Juli 2026, harga ikan tongkol dan ikan kembung tercatat sama persis di angka Rp 40.000 per kilogram, tanpa perubahan signifikan jika dibandingkan dengan harga sehari sebelumnya.

Dinamika Harga Ikan di Abdya
Ilustrasi harga ikan di pasar Kabupaten Aceh Barat Daya.

BLANGPIDIE - Stabilitas harga ikan per kg ini menjadi angin segar bagi konsumen di tengah fluktuasi komoditas pangan lainnya. Meskipun harga ikan yang murah belum bisa dikatakan terjadi karena angkanya masih tergolong moderat, tidak adanya lonjakan setidaknya menjaga daya beli masyarakat pesisir yang mengandalkan protein hewani dari hasil laut.

Jika menelisik lebih dalam pada data yang dirilis, harga ikan laut per kilo untuk kedua jenis ikan ini justru menjadi salah satu komoditas yang paling stabil. Kondisi ini kontras dengan pergerakan harga cabai rawit merah yang masih bertengger di level Rp 60.000 per kilogram, atau daging sapi murni yang mencapai Rp 170.000 per kilogram.

Para pedagang di pasar tradisional Abdya biasanya menjual harga ikan di pasar dengan margin yang tipis, mengikuti ritme pasokan dari nelayan setempat. Tidak adanya gejolak harga pada ikan tongkol dan kembung mengindikasikan bahwa distribusi hasil tangkapan dari laut ke pasar berjalan normal tanpa hambatan cuaca ekstrem.

Sementara itu, komoditas pangan lain seperti beras premium tercatat Rp 16.500 per kilogram dan minyak goreng curah di angka Rp 18.000 per kilogram. Stabilitas harga ikan ini menjadi penyeimbang bagi kebutuhan dapur rumah tangga yang harus berhadapan dengan harga bawang putih bonggol yang masih tinggi di Rp 45.000 per kilogram.

Dari sisi pasokan, ketersediaan ikan laut di Abdya dinilai masih mencukupi kebutuhan konsumsi lokal. Hal ini menjadi kabar baik mengingat harga ikan yang murah relatif sulit ditemukan di beberapa daerah lain yang mengalami kenaikan biaya logistik.

Ke depannya, pemantauan harga secara berkala oleh GPR Aceh akan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi kenaikan pada pekan depan. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak berbelanja dan memanfaatkan momen stabilnya harga ikan laut per kilo sebagai alternatif protein yang lebih terjangkau dibandingkan daging ayam ras yang dibanderol Rp 37.500 per kilogram.