check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Jamie Carragher: Harry Kane Layak Raih Ballon D'or 2026

Legenda Liverpool sekaligus pandit sepak bola ternama, Jamie Carragher, memberikan pandangan realistis namun menohok terkait persaingan Ballon d’Or 2026. Menurutnya, bomber timnas Inggris, Harry Kane, adalah sosok yang paling pantas membawa pulang penghargaan individu paling bergengsi tersebut jika tolok ukurnya adalah performa konsisten dalam 12 bulan terakhir.

Jamie Carragher: Harry Kane Layak Raih Ballon D'or 2026
Ilustrasi Harry Kane /abdyatimes

BLANGPIDIE — Meski demikian, Carragher pesimistis Kane benar-benar akan memenangkannya. Faktor Piala Dunia 2026 dinilai akan menjadi batu sandungan besar bagi penyerang Bayern Munchen tersebut.

Dalam sepak bola modern, tahun digelarnya Piala Dunia hampir selalu mengubah arah penilaian Ballon d’Or. Carragher meyakini tradisi ini akan kembali berulang tahun ini.

Berdasarkan 12 bulan terakhir, Harry Kane seharusnya memenangkan Ballon d’Or," ujar Carragher. "Sayangnya, dia kemungkinan besar tidak akan menang karena di tahun Piala Dunia, penghargaan ini pasti akan jatuh ke tangan pemain bintang dari negara yang menjadi juara."

Pernyataan Carragher secara tidak langsung mengisyaratkan keraguannya terhadap peluang Tim Nasional Inggris di panggung dunia. Jika The Three Lions gagal mengangkat trofi emas, maka peluang Kane untuk meraih Ballon d'Or dipastikan menipis, seberapa tajam pun ia di level klub.

Secara blak-blakan, Carragher mengakui bahwa meski hatinya menginginkan Inggris juara, logika dan fakta di lapangan berkata sebaliknya.

"Sebesar apa pun keinginan saya untuk percaya bahwa Inggris masih bisa memenangkannya (Piala Dunia), tidak ada satu pun bukti yang mendukung opini tersebut," tambahnya.

Harry Kane memang terus menunjukkan ketajaman yang luar biasa sejak kepindahannya ke Bundesliga. Namun, kutukan nirgelar yang seolah terus membuntutinya—baik di level klub maupun tim nasional—kembali menjadi tembok besar.

Jika prediksi Carragher terbukti benar, Ballon d'Or 2026 tampaknya tidak akan ditentukan oleh siapa yang terbaik sepanjang musim, melainkan siapa yang berhasil berdiri di podium tertinggi pada laga final Piala Dunia nanti.