check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS 2026, Isi Kekurangan 561 Ribu Guru

Kabar yang dinantikan jutaan pencari kerja kembali menguat. Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memberikan sinyal bahwa seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 akan kembali digelar.

Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS 2026, Isi Kekurangan 561 Ribu Guru
Wacana Perekrutan CPNS pada tahun 2026

Jakarta — Menteri PANRB, Rini Widyantini, mengungkapkan pemerintah sedang mempersiapkan kebutuhan pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun 2026. Menurutnya, sekitar 160 ribu ASN memasuki masa pensiun pada 2025, sehingga kebutuhan pengisian formasi baru menjadi perhatian pemerintah.

"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu. Kami juga sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk menghitung kebutuhan anggarannya," kata Rini sebagaimana dikutip CNN Indonesia pada Selasa (8/7/2026).

Meski demikian, Rini menegaskan jadwal resmi pembukaan seleksi belum dapat diumumkan. Saat ini, Kementerian PANRB masih menunggu usulan kebutuhan formasi dari seluruh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah agar jumlah dan kompetensi yang dibutuhkan benar-benar sesuai kebutuhan pelayanan publik.

Sinyal dibukanya rekrutmen CPNS juga diperkuat oleh kebutuhan tenaga pendidik yang masih sangat besar. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengungkapkan Indonesia saat ini masih kekurangan sekitar 561 ribu guru. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah berencana kembali membuka penerimaan guru berstatus CPNS pada periode rekrutmen berikutnya.

"Sekarang kita masih kekurangan guru sebanyak 561 ribu orang di seluruh Indonesia," kata Abdul Mu'ti saat menghadiri Wisuda ke-17 Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung di Pangkalpinang, Kamis (2/7/2026).

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen juga mencatat kebutuhan guru nasional mencapai sekitar 498 ribu formasi. Pemerintah saat ini masih melakukan redistribusi guru sebagai langkah awal sebelum menetapkan kebutuhan formasi baru dalam seleksi ASN. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor pendidikan masih menjadi salah satu bidang yang diproyeksikan membutuhkan tambahan aparatur sipil negara dalam jumlah besar.

Dengan masih tingginya angka kekurangan tenaga pendidik serta banyaknya ASN yang memasuki masa pensiun, peluang dibukanya rekrutmen CPNS pada periode mendatang semakin terbuka. Namun demikian, pemerintah menegaskan jadwal dan jumlah formasi tetap menunggu keputusan resmi Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).