check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Apresiasi

Apresiasi Anda adalah napas bagi jurnalisme independen. Dukung kami untuk merawat kebenaran.

Transfer Virtual Account:

706085370103617

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Pemuda Muhammadiyah Abdya Siapkan Langkah Jadi Tuan Rumah Musywil XII Aceh

Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai mematangkan langkah untuk membawa daerah tersebut menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah (Musywil) XII Pemuda Muhammadiyah Aceh. Komitmen itu menjadi salah satu poin penting dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Blangpidie, Minggu (5/7/2026).

Pemuda Muhammadiyah Abdya Siapkan Langkah Jadi Tuan Rumah Musywil XII Aceh
Pemuda Muhammadiyah kabupaten Aceh Barat Daya mengadakan Rapimda di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Blangpidie, Minggu (5/7/2026) Foto: Abdya Times/Robbi

BLANGPIDIE — Keinginan menjadi penyelenggara Musywil tingkat provinsi itu dinilai bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari upaya memperkuat eksistensi kader Muhammadiyah di Abdya sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Aceh.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Abdya, Ikhsan Jufri, mengatakan pihaknya optimistis mampu menjadi tuan rumah apabila mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya serta restu dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Aisyiyah, dan seluruh organisasi otonom Muhammadiyah.

"Jika Pemerintah Kabupaten mendukung dan kami memperoleh restu dari Muhammadiyah, Aisyiyah, serta organisasi otonom lainnya, Abdya siap menjadi tuan rumah Musywil XII Pemuda Muhammadiyah Aceh yang direncanakan berlangsung pada 2027 atau paling lambat 2028," ujar Ikhsan.

Menurutnya, pelaksanaan Musywil di Abdya akan menjadi momentum penting untuk menunjukkan kapasitas kader muda Muhammadiyah dalam mengelola agenda berskala provinsi. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga diyakini mampu mengangkat citra daerah di mata peserta dan tamu yang datang dari berbagai wilayah Aceh.

Ikhsan menambahkan, penyelenggaraan Musywil diperkirakan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ratusan peserta, pengurus, dan tamu undangan berpotensi menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha mikro yang ada di Abdya.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Abdya. Koordinator Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPK-SDI) Muhammadiyah Abdya, Syahrul Ramadhan, menegaskan bahwa Muhammadiyah pada prinsipnya mendukung penuh langkah Pemuda Muhammadiyah untuk mengajukan Abdya sebagai tuan rumah Musywil XII.

"Pada prinsipnya Muhammadiyah Abdya mendukung penuh. Tinggal bagaimana Pemuda Muhammadiyah membangun komunikasi dengan pemerintah daerah sehingga dukungan resmi dapat diperoleh," katanya.

Syahrul mengingatkan bahwa dukungan internal organisasi belum cukup. Menurutnya, komunikasi intensif dengan pemerintah daerah menjadi langkah strategis agar usulan tersebut memperoleh rekomendasi resmi dan memiliki legitimasi yang kuat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat kaderisasi di lingkungan Muhammadiyah. Menurut Syahrul, Pemuda Muhammadiyah bersama Nasyiatul Aisyiyah merupakan pilar utama regenerasi yang akan menentukan keberlanjutan gerakan Muhammadiyah di masa depan.

"Semangat bersyarikat harus terus dijaga. Jika kader mudanya kuat, maka kesinambungan persyarikatan akan semakin baik dan mampu menjawab tantangan zaman," ujarnya.

Rapimda yang dihadiri Badan Pengurus Harian serta perwakilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dari sejumlah kecamatan itu juga menjadi forum evaluasi program kerja dan penyusunan arah kebijakan organisasi ke depan. Forum tersebut sekaligus memperkuat konsolidasi menjelang berbagai agenda strategis di tingkat daerah maupun wilayah.

Ketua panitia Rapimda, Ubaidillah, mengatakan forum itu menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyusun langkah strategis sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pemuda Muhammadiyah.

"Semoga hasil Rapimda menjadi pijakan untuk memperkuat soliditas organisasi, sekaligus membuka jalan bagi Abdya menjadi tuan rumah Musywil XII Pemuda Muhammadiyah Aceh dalam beberapa tahun mendatang," tuturnya.