check_circle

Sukses!

Artikel berhasil diproses.

Formulir Pendaftaran

SYARAT DAN KETENTUAN PENGGUNA & PENULIS

Selamat bergabung! Sebelum Anda memulai menggunakan portal kami atau mempublikasikan karya, Anda diwajibkan untuk membaca, memahami, dan menyetujui seluruh Syarat dan Ketentuan di bawah ini:

PASAL 1: IDENTITAS, LOGIN DAN KONTEN BERITA
Identitas Asli: Pendaftar wajib menggunakan identitas asli yang sah (KTP) dan memberikan informasi kontak yang valid.
Login dan Akses: Setelah pendaftaran berhasil, Anda dapat langsung log in menggunakan Email dan PIN yang telah didaftarkan.
Pengiriman Berita: Penulis bisa langsung mengirimkan berita, opini, atau artikel SEO dengan mengetik langsung di kolom posting yang tersedia di homepage atau halaman artikel.

PASAL 2: KODE ETIK DAN STANDAR JURNALISTIK
Faktual dan Berimbang: Seluruh tulisan harus bersumber pada fakta, cover both sides (berimbang), dan dilarang memuat opini pribadi yang mencampuri kebenaran berita.
Larangan SARA & Hoaks: Dilarang keras menulis konten yang mengandung unsur fitnah, ujaran kebencian, SARA, pornografi, maupun berita bohong (hoaks).
Pelacakan IP: Sistem secara otomatis mencatat dan melacak alamat IP setiap penulis. Hal ini dilakukan agar pembuatan konten berita, opini, maupun artikel SEO dapat dipertanggungjawabkan, serta untuk menghindari potensi akun anonim yang menyebarkan berita bohong (hoaks).

PASAL 3: PERLINDUNGAN HUKUM JURNALISTIK
Khusus bagi Jurnalis Tetap yang telah diundang oleh redaksi dan menandatangani kontrak kerja secara resmi, maka seluruh karya jurnalistiknya dilindungi oleh Undang-Undang Pers. Entitas manajemen pengelola media memfasilitasi perlindungan dan kebebasan pers sesuai standar hukum yang berlaku di Indonesia.

PASAL 4: HAK CIPTA DAN PLAGIARISME
Karya Orisinal: Seluruh naskah yang dikirimkan wajib merupakan karya asli. Kami menerapkan kebijakan Toleransi Nol terhadap praktik plagiarisme.
Hak Siar: Dengan menayangkan artikel di media ini, penulis memberikan hak penuh kepada redaksi untuk menyunting dan mempublikasikan karya tersebut.

PASAL 5: ATURAN PENGGUNAAN FOTO DAN VISUAL
Kewajiban Kredit Foto: Setiap artikel yang dilengkapi dengan foto wajib mencantumkan kredit sumber foto. Hanya diperbolehkan menggunakan karya pribadi, situs gambar berlisensi bebas royalti (Creative Commons), atau sumber resmi pemerintah dengan kredit instansi yang jelas.

PASAL 6: SKEMA PENGHASILAN DAN MONETISASI (ADSENSE)
Bagi Hasil Transparan: Sistem monetisasi menggunakan skema bagi hasil dari Google AdSense dengan pembagian: 70% untuk Penulis dan 30% untuk Pemilik Media. Estimasi penghasilan dihitung berdasarkan views dan RPM aktual dan diakumulasikan ke Saldo Berjalan.
Larangan Klik Iklan Sendiri: DILARANG KERAS mengklik iklan pada artikel sendiri/orang lain, serta dilarang menggunakan bot atau manipulasi lalu lintas. Pelanggaran berakibat pada pembekuan akun.

PASAL 7: PERUBAHAN SYARAT DAN KETENTUAN
Redaksi berhak mengubah, menambah, atau menyesuaikan Syarat dan Ketentuan ini sewaktu-waktu. Dengan mendaftar, Anda secara otomatis menyetujui seluruh aturan yang berlaku.

Pemberitahuan

Belum ada interaksi terbaru.

Artikel Penulis

Memuat artikel...

Apresiasi Penulis

featured_seasonal_and_gifts

Berikan Dukungan

Dukung penulis agar terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dengan mengirimkan donasi apresiasi melalui transfer Virtual Account.

Nomor Virtual Account
706085370103617

Kolom Reporter Warga

Kolom Reporter Warga

Dashboard Penulis

Terakhir Update: -
0Views
0Artikel
Rp0ADS
Rp0Bonus
Rp0Gift
Rp0Total Saldo
Info Rekening:
Belum diisi. Silakan edit.
HeadlineStatus
Belum ada data riwayat.

Wabup Tekankan Pembinaan, Abdya Targetkan Prestasi di MTQ Aceh

Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli, menegaskan ambisi besar daerahnya saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Blangpidie, Senin malam (4/5/2026).

Zaman Akli saat membuka MTQ tingkat Kecamatan Blangpidie di halaman kantor camat, Senin malam (4/5/2026). Foto: IST

BLANG PIDIE - Kegiatan yang digelar di halaman kantor camat itu tidak hanya dimaknai sebagai ajang seremonial, tetapi sebagai titik awal pembuktian kesiapan Abdya menuju MTQ Provinsi Aceh 2027.

Di hadapan peserta dan undangan, Zaman Akli langsung menyoroti posisi strategis MTQ tingkat kecamatan sebagai fondasi pembinaan. Ia menekankan bahwa ajang ini harus mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya akan menjadi tulang punggung Abdya di tingkat provinsi.

"Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Kita tidak ingin hanya dikenal sebagai tuan rumah yang baik dalam penyelenggaraan, tetapi juga harus mampu tampil sebagai juara," ujarnya.

Pernyataan itu menjadi penegas arah baru Abdya yang tidak sekadar sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga berprestasi. Menurutnya, keberhasilan sebagai tuan rumah harus diiringi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul.

"Kita ingin dikenal sebagai daerah yang mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, yang tidak hanya fasih dalam melantunkan ayat, tetapi juga kuat dalam mengamalkan nilai-nilainya," sambungnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa MTQ bukan sekadar perlombaan rutin. Di balik lantunan ayat suci, terdapat proses panjang pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan masyarakat.

"Di tempat ini, kita tidak hanya mendengar lantunan ayat suci, tetapi sesungguhnya kita sedang menata arah generasi kita, arah masyarakat kita, dan arah Kabupaten Aceh Barat Daya yang kita cintai," ujarnya.

Tema yang diusung, “Mewujudkan Generasi Qur’ani Menuju Arah Baru Abdya yang Madani”, menurutnya bukan sekadar slogan, melainkan ajakan nyata untuk memperkuat nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab sebagai tuan rumah MTQ Provinsi Aceh ke-38 tahun 2027 jauh melampaui kesiapan teknis.

"Kita semua menyadari bahwa beberapa waktu ke depan, Kabupaten Aceh Barat Daya akan memikul sebuah amanah besar, menjadi tuan rumah MTQ Provinsi Aceh ke-38 Tahun 2027.

"Ini bukan hanya tentang kesiapan panggung, tenda, atau fasilitas. Lebih dari itu, ini adalah tentang kesiapan ruh, kesiapan nilai, dan kesiapan sumber daya manusia yang benar-benar mencerminkan semangat Al-Qur’an itu sendiri," kata Zaman Akli.

Ia juga menyoroti tantangan generasi muda di tengah derasnya arus informasi. Dalam kondisi tersebut, Al-Qur’an harus tetap menjadi pegangan utama.

"Dalam situasi seperti ini, Al-Qur’an tidak boleh hanya menjadi simbol. Ia harus menjadi pusat. Ia harus menjadi rujukan. Ia harus menjadi kompas yang menuntun kita agar tidak kehilangan arah," katanya.

Kepada para peserta, ia mengingatkan bahwa keikutsertaan dalam MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari perjalanan panjang pembinaan diri.

"Kepada para peserta, saya ingin menyampaikan bahwa kehadiran saudara-saudari di sini bukanlah sesuatu yang biasa. Ini adalah bagian dari perjalanan besar. Teruslah belajar, teruslah berlatih, dan yang paling penting, teruslah menjaga hubungan dengan Al-Qur’an, karena dari situlah kemuliaan itu berasal," ucapnya.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam membangun generasi Qur’ani, mulai dari lingkungan keluarga hingga sosial.

"Mari kita jadikan Abdya sebagai daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kokoh secara spiritual," ajaknya

"Karena pada akhirnya, arah baru Abdya yang kita cita-citakan bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi tentang pembangunan manusia. Manusia yang berakhlak, berilmu, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an," pungkasnya.

pungkasnya.